Sebanyak lima tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menorehkan berbagai penghargaan di kancah internasional Thailand Inventors’ Day 2025 yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC), 2-6 Februari 2025.
Thailand Inventors’ Day adalah salah satu ajang inovasi terbesar di Asia Tenggara yang didukung oleh tiga kementerian di Thailand.
Kepala Bagian Penalaran, Kreativitas, dan Softskill Biro Kemahasiswaan UMS, Muhammad Alfatih, S.T., M.T., mengungkapkan setiap tim yang berpartisipasi telah melewati proses panjang dalam riset inovasi mereka.
“Setiap tim melakukan riset inovasi didampingi oleh dosen pembimbing, kemudian menyusun dokumen hasil riset yang didaftarkan melalui Indonesia Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA), yang bekerja sama dengan panitia IPITEx,” jelasnya, Jumat (7/2/2025).
Pihak INNOPA kemudian menilai kelayakan inovasi yang diajukan. Tim yang memenuhi kriteria akan menerima surat penerimaan (Letter of Acceptance/LOA). Mereka diminta melakukan registrasi dan persiapan produk inovasi yang dilombakan.
Baca Juga: Menjawab Tantangan dengan Prestasi
Kelima tim yang berhasil meraih prestasi dalam Thailand Inventors’ Day 2025 adalah:
- Tim Medlink: medali emas dan penghargaan inovasi layanan kesehatan
- Tim StuntGuard: medali perak
- Tim Wellmind: medali perak
- Tim Narasiaca: medali perunggu dan penghargaan khusus dari Association of Polish Inventors and Rationalizers
- Tim Nature Boost: medali perunggu
- Tim Medlink menjadi satu-satunya perwakilan UMS yang melakukan presentasi di panggung utama.
Selain itu, seluruh tim juga berkesempatan mempresentasikan inovasi mereka di stan masing-masing.
“Kami tidak mengetahui secara pasti kriteria setiap juri, tetapi kami sangat bersyukur karena UMS berhasil mendapatkan dua special awards di bidang kesehatan dan makanan,” ujar Alfatih.
Dirinya menegaskan keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi UMS dan akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi.
“Kompetisi ini sangat besar, tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga oleh pelajar dan para dosen inventor. Capaian ini tentunya sangat membanggakan dan menambah jumlah prestasi internasional UMS. Harapannya, ini dapat menginspirasi mahasiswa lain agar inovasi mereka dapat diterapkan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Penulis: Fika
Editor: Gede
Kiprah
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







