Niat dan Tata Cara Itikaf
5 Hal yang Membatalkan Itikaf

Itikaf secara bahasa artinya berdiam diri atau tinggal di suatu tempat. Sedangkan secara syar’i, itikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat untuk ibadah mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melakukan ibadah masyruk seperti salat, zikir, membaca Al-Quran dan amalan yang lainnya di 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Ibadah ini termaktub dalam QS. Al-Baqarah 125.

َإِذْ جَعَلْنَا ٱلْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَأَمْنًا وَٱتَّخِذُوا۟ مِن مَّقَامِ إِبْرَٰهِۦمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَآ إِلَىٰٓ إِبْرَٰهِۦمَ وَإِسْمَٰعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيْتِىَ لِلطَّآئِفِينَ وَٱلْعَٰكِفِينَ وَٱلرُّكَّعِ ٱلسُّجُودِ

Artinya: Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: 'Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang itikaf, yang ruku' dan yang sujud’.

Kasubid Pembelajaran AIK & Kajian Keilmuan Islam Lembaga Pengembangan Pondok Islam dan Kemuhammadiyahan Dr. Mujazin, S.Pd., M.A. mengatakan bahwa itikaf di masjid tidak hanya dilakukan pada saat bulan Ramadan.

“Tetapi secara spesifik itikaf di bulan Ramadan ini memang pahalanya berlipat ganda dan lain sebagainya sehingga memang ini menjadi kekhususan,” ungkap Mujazin.

Selain itu banyak orang mengikuti sunah untuk itikaf di 10 hari terakhir Ramadan untuk mengejar malam lailatul qadar. Di 10 hari terakhir, umat Islam disunahkan untuk memperbanyak ibadah membaca Al-Quran, salat malam, berdiam diri di masjid, dan memperbanyak istighfar untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. 

Disebutkan hadis dari Ibnu Hajar Al Asqolani dalam kitab Bulughul Marom, yaitu hadis no. 699.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ:- أَنَّ اَلنَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَعْتَكِفُ اَلْعَشْرَ اَلْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ, حَتَّى تَوَفَّاهُ اَللَّهُ, ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan hingga beliau diwafatkan oleh Allah. Lalu istri-istri beliau beri’tikaf setelah beliau wafat. Muttafaqun ‘alaih. (HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172).

“Sehingga kesempatan besar bagi umat Islam yang itikaf dari malam 21 sampai hari terakhir itu dapat salah satunya, entah dia kebetulan malam itu membaca Al-Quran maka nilai membaca Al-Quran dia sampai 80 tahun,” terang Mujazin. 

Begitu pula dengan ibadah lainnya, jika salat qiyamul lail dan mendapati malam lailatul qadar maka nilai salatnya bernilai 80 tahun. Sedekah sebesar Rp50.000 juga akan senilai sedekah Rp50.000 selama 80 tahun. Tetapi dia menyarankan untuk tidak mengkhususkan itikaf di malam ganjil saja, melainkan di semua malam.

Niat dan Tata Cara Itikaf

Niat itikaf di masjid berdasarkan keputusan tarjih Muhammadiyah cukup di dalam hati. Maka orang yang hendak menjalankan ibadah itikaf cukup dengan berangkat ke masjid kemudian melakukan amalan-amalan saleh. Namun apabila diperkuat dengan ucapan lisan maka tetap sah. 

Adapun tata cara itikaf dapat dilakukan dengan:

  1. Diawali dengan niat itikaf di masjid 
  2. Masuk ke masjid 
  3. Menghabiskan waktu di masjid untuk beribadah (dzikir, membaca Al-Quran, sholat, dan amalan-amalan baik lainnya)
  4. Menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat atau sia-sia seperti bermain hp, ngobrol berlebihan, atau tidur

Jangka waktu itikaf tidak ada minimalnya. Berdiam di masjid dalam jangka waktu tertentu apabila diniatkan untuk itikaf maka tergolong dengan itikaf, meskipun hanya satu jam. 

Afdoliah-nya 10 hari terakhir itu full di masjid, tetapi kalau ada orang itikaf bisanya cuman 5 menit dan dia memaksimalkan ibadah itu sudah tergolong orang yang itikaf juga,” kata Mujazin. 


Peserta itikaf laki-laki saat mengikuti kajian subuh dalam rangkaian kegiatan itikaf di Masjid Sudalmiyah Rais UMS pada Sabtu, 30 Maret 2024. Dok. Humas UMS

Syarat itikaf tidak harus pandai atau ahli dalam beragama. Malainkan hanya muslim, baligh, dan berakal.

5 Hal yang Membatalkan Itikaf

Mujazin menyebutkan beberapa hal yang dapat membatalkan itikaf:

  1. Keluar dari masjid tanpa alasan syar’i
  2. Berhubungan suami istri
  3. Haid/nifas
  4. Hilang akal
  5. Murtad

Itikaf umumnya dilakukan di masjid. Namun bagi istri atau anak perempuan jika di rumahnya terdapat ruangan khusus untuk salat maka insya Allah bisa digunakan untuk itikaf. Bagi istri dan anak perempuan yang itikaf di masjid, dianjurkan untuk mendapatkan izin atas suami dan itikaf bersamanya dan tidak mengganggu atau menimbulkan fitnah. 

“Insya Allah support daripada istri untuk suami yang itikaf di masjid, istri pun bisa mendapatkan keberkahan daripada itikaf yang didapatkan oleh suami yang ada di masjid,” tutur Mujazin.

Tidak mengganggu atau menimbulkan fitnah dapat dilakukan dengan berpakaian biasa, parfum yang tidak wangi semerbak, mukena yang sederhana, dan tidak menelantarkan sahur atau buka anak yang ditinggalkan di rumah. 


Penulis: Maysali Sudarwati

Editor: Al Habiib Josy Asheva

Penelitian

image-featured
23 Mei 2026

Waham magis-mistis menjadi salah satu gejala yang dapat muncul pada pasien skizofrenia. Perlu pendekatan komunikasi terapeutik untuk menggali masalah pada pasien dengan gangguan jiwa.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
11 April 2026

Kandungan gizi MPASI berkaitan dengan keputusan ibu. Pemberdayaan perempuan dan dukungan sosial menjadi kunci gizi buah hati terpenuhi.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
6 Maret 2026

Penanganan bencana harus selaras dengan komunikasi bencana yang cepat, tepat, dan berempati pada korban. Mendukung pemulihan dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.