Beberapa waktu terakhir, istilah sedekah subuh semakin populer di tengah masyarakat muslim. Ajakan mengenai sedekah subuh di media sosial dari berbagai lembaga zakat dan filantropi pun selalu bermunculan.
Tak sedikit dari kita yang tergugah semangatnya untuk menyisihkan sebagian harta setelah salat subuh, baik secara langsung di masjid, maupun lewat transfer digital ke lembaga zakat yang tertera pada flyer kampanye digital.
Dosen Hukum Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Fahmi Ali Hudaefi, S.E.I., M.S.Fin. menjelaskan, sebenarnya tidak ada istilah 'sedekah subuh' secara khusus dalam Al-Qur’an maupun hadis. Namun, memang ada dalil yang menjelaskan keutamaan berinfak di waktu pagi.
“Sedekah subuh adalah bentuk amalan infak atau sedekah yang dilakukan di waktu subuh. Istilahnya memang tidak spesifik disebut dalam dalil, tapi ada hadis tentang dua malaikat yang turun setiap pagi, mendoakan orang yang berinfak,” terang dosen yang kerap disapa Ali itu secara daring, Kamis (17/4/2025).
Sebelum mengulas lebih jauh soal sedekah subuh, Ali merasa, penting bagi kita untuk terlebih dahulu memahami perbedaan mendasar antara zakat, infak, dan sedekah. “Sedekah dalam Islam adalah konsep umum yang berarti berbuat kebaikan, baik dalam bentuk materi maupun imateriel. Ini mencakup sedekah finansial maupun non-finansial seperti senyum atau memberi bantuan,” jelasnya.
Sementara infak lebih spesifik. Infak adalah pemberian harta dan sebagainya (selain zakat wajib) untuk kebaikan. Berbeda dengan zakat, karena zakat adalah infak wajib dengan aturan dan syarat tertentu.
“Dalam hal ini, semua zakat adalah infak, dan semua infak adalah bagian dari sedekah finansial,” tambah dosen Fakultas Agama Islam UMS itu.
Istilah sedekah dalam Al-Qur’an kadang merujuk pada definisi zakat, tergantung pada konteksnya. Sebagaimana yang tersebut dalam Qur'an Surah At-Taubah ayat 103 berikut ini.
خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Artinya: Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
“Praktik sedekah subuh ini umumnya merujuk pada sebuah hadis riwayat al-Bukhari Nomor 1442,” jelas dia. Berikut hadis yang dimaksud Ali.
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
Artinya: Tidaklah ada suatu hari pun di mana hamba-hamba Allah masuk pada waktu pagi harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun. Maka salah satu di antara mereka berdoa, "Ya Allah berikanlah ganti kepada orang-orang yang berinfak." Dan malaikat yang lainnya berdoa, "Ya Allah berikanlah kerugian kepada orang-orang yang menahan hartanya."
Ali menekankan kata yang digunakan dalam hadis di atas adalah munfiqan atau orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. Hal tersebut mengartikan bahwa konteks yang sedang dibahas adalah infak, bukan sedekah dalam makna umum yang mencakup imateriel, seperti memberi senyum atau waktu luang untuk membantu sesama.
Manfaat Sedekah Subuh
Sedekah subuh dipahami sebagai amalan infak yang dilakukan di waktu subuh dengan harapan mendapat doa dari malaikat. Kata Ali, “Intinya sedekah subuh tidak berbeda secara hakikat dari sedekah pada waktu lain. Bedanya hanya pada waktu pelaksanaan dan momentum spiritual yang dimanfaatkan.”
Beberapa manfaat sedekah subuh atau keutamaan yang bisa kita peroleh, di antaranya:
- Didoakan oleh malaikat agar hartanya diganti
- Mengawali hari dengan keberkahan
- Menumbuhkan semangat memberi sejak pagi
- Menjadikan harta lebih bermanfaat
Cara sedekah subuh sederhana, lantaran tak memiliki ketentuan atau aturan khusus. Ali mencontohkan beberapa cara yang mungkin dapat kita ikuti saat berniat bersedekah subuh, misalnya:
- Menyisihkan uang ke kotak infak setelah salat subuh di masjid
- Mentransfer dana ke rekening lembaga zakat setelah salat subuh
- Memberi makan atau bantuan kepada orang yang tidak beruntung atau yang kita temui sepanjang jalan menuju masjid kala hendak melaksanakan salat subuh
- Jika tidak memiliki harta sekali pun, kita bisa bersedekah subuh dengan berbagi senyum atau memberikan pertolongan pada orang lain (imateriel)
Lalu, sedekah subuh diberikan kepada siapa? Ali mengatakan hukum sedekah subuh adalah sedekah sunah, maka penerimanya tidak dibatasi. Bisa disalurkan untuk fakir miskin, keluarga yang membutuhkan, anak yatim, atau disalurkan ke lembaga zakat terpercaya.
“Subuh itu waktu istimewa. Maka mulailah hari dengan amal kebaikan, salah satunya dengan bersedekah subuh,” tandas dia.
Penulis: Genis Dwi Gustati
Editor: Al Habiib Josy Asheva
Teropong Jagat
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







