Program Lanjutan
Refleksi

Menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang inklusif adalah komitmen yang diemban Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Lewat kegiatan Pelatihan Intensif Digital Inklusif Difapedia 2024, yang digelar pada Sabtu (23/11/2024), Perpustakaan UMS menghadirkan pelatihan bagi penyandang disabilitas.

Kepala Bagian Pengelolaan dan Layanan Digital Perpustakaan UMS, Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc (ITE)., mengatakan terdapat tiga fokus utama yang diajarkan, yakni pemasaran digital, kreator konten, dan desain grafis. Pemilihan ketiga topik tersebut menyesuaikan perkembangan zaman dan tren saat ini. 

“Ketiga aspek ini diharapkan bisa mendukung kreativitas teman-teman difabel dan meningkatkan keterampilan digital mereka, baik untuk pengembangan bisnis maupun kegiatan lain yang relevan dengan era digital saat ini,” kata Hardika, Minggu (24/11/2024).


Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc (ITE). Dok.Humas UMS

Pelatihan ini terbagi menjadi dua tahap, yakni sesi daring seputar teori pada 18–19 November 2024 dan sesi luring untuk praktik langsung pada 23–24 November 2024.

Adapun peserta yang mengikuti latihan sebagian besar merupakan penyandang tunadaksa. Sedangkan beberapa peserta lain merupakan penyandang tunanetra, tunarungu, dan tunagrahita. 

Hardika menuturkan, acara tersebut merupakan kolaborasi Perpustakaan UMS dengan Yayasan Difapedia Indonesia Inklusi, Desamind Indonesia, dan Telkom Indonesia. Sebelumnya, kegiatan serupa telah diselenggarakan di dua wilayah, yakni Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dan Kota Yogyakarta. 

“Difapedia membutuhkan tempat dan dukungan fasilitas yang memadai. Setelah mereka melihat kondisi Perpustakaan UMS, kami dianggap mampu mendukung program ini,” ungkap Hardika.

Baca Juga: Penggiat Kemajuan Desa

Program Lanjutan

Hardika menyebut pelatihan tersebut tidak berhenti pada sesi kelas. Pascapelatihan, panitia akan menunjuk peserta teraktif dari setiap kelas untuk menjadi class leader atau penggerak kelas. Pemilihan ini bertujuan agar peserta aktif dapat membantu menghidupkan interaksi dalam kelas dan memotivasi sesama peserta. 

“Penggerak kelas ini nantinya akan membantu mengaktifkan teman-teman lain di kelas mereka. Ini menjadi salah satu cara kami untuk memastikan manfaat pelatihan bisa terus dirasakan,” tambahnya.

Para peserta juga akan mengikuti program magang selama dua bulan. Tujuannya, untuk mendampingi peserta dalam mengaplikasikan keterampilan yang telah dipelajari.

“Selama magang, kami akan mendampingi mereka untuk memastikan progresnya serta melihat apa saja yang masih bisa kami support. Harapannya, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan mereka, tetapi juga membantu mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi,” jelasnya.

Para peserta Pelatihan Intensif Digital Inklusif Difapedia 2024 di Perpustakaan UMS, Sabtu (23/11/2024). Dok.Humas UMS

Refleksi

Melalui program ini, Perpustakaan UMS berupaya merefleksikan layanan yang tersedia, guna menciptakan lingkungan yang semakin ramah bagi difabel di masa depan. Perpustakaan UMS juga melakukan survei kepuasan layanan terhadap para peserta. Meskipun hasilnya belum sepenuhnya dievaluasi, Hardika mengakui beberapa fasilitas dasar untuk penyandang disabilitas masih perlu ditingkatkan.

“Beberapa layanan dasar sudah cukup membantu, tapi kami menyadari ada yang perlu ditingkatkan. Seperti akses ke toilet ramah difabel atau fasilitas lift untuk ke lantai dua. Ini menjadi komitmen kami untuk berkolaborasi dengan Pusat Studi Disabilitas UMS agar layanan kami benar-benar ramah untuk semua pengguna, termasuk teman-teman difabel,” ujarnya.

Hardika berharap pelatihan ini menjadi langkah awal menuju kegiatan dan kolaborasi yang lebih besar. Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat komitmen untuk menyediakan layanan inklusif di UMS.

“Semoga pelatihan ini tidak hanya memberi manfaat bagi peserta, tetapi juga menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, khususnya dalam mendukung inklusivitas bagi teman-teman disabilitas,” tutupnya.


Penulis: Fika

Editor: Gede

Sumber: News UMS

Teropong Jagat

image-featured
13 Juni 2026

Begadang jadi hobi mayoritas orang Indonesia. Penggunaan gawai diduga menjadi biang keladinya. Apa dampak begadang bagi tubuh manusia?

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
8 Juni 2026

Keberadaan kaum homoseksual di ruang publik menimbulkan keresahan masyarakat. Menambah risiko penyakit menular, termasuk HIV dan berbagai infeksi menular seksual lainnya.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
3 Juni 2026

Mikroplastik ditemukan di berbagai bentuk ekosistem di sekitar kita. Mulai dari tanah, tubuh organisme, hingga air hujan.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.