Delegasi dosen Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkenalkan inovasi Bodyweight Exercise and Technique Intensive (BEX-TI) di Universiti Teknologi Malaysia (UTM).
BEX-TI merupakan model latihan khusus olahraga pencak silat untuk meningkatkan performa atlet kategori tanding. Model latihan tersebut dikembangkan oleh dosen Penjas UMS, Dr. Nur Subekti, M.Or., dengan melibatkan pakar, akademisi, dan praktisi pencak silat.
“BEX-TI merupakan model latihan yang efektif meningkatkan performa fisik dan teknik spesifik berbasis bukti,” ungkap dosen UMS itu, Senin (5/5/2025). Dirinya mempresentasikan BEX-TI saat mengisi kuliah tamu di UTM beberapa waktu lalu.

Dosen Penjas UMS, Dr. Nur Subekti, M.Or. (tengah) menerima kenang-kenangan saat menyambangi Universiti Teknologi Malaysia, 29-30 April 2025. Dok.Pribadi
Nur Subekti ingin memperkenalkan BEX-TI sebagai metode latihan pencak silat yang dapat meningkatkan performa fisik dan teknik spesifik atlet kategori tanding. Dia mempresentasikan hasil riset dan pengembangan BEX-TI, serta membahas tentang manfaat dan kelebihan metode ini dalam meningkatkan kemampuan pencak silat.
Nur Subekti bertandang ke UTM bersama empat dosen Penjas UMS lainnya, yaitu Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., Dr. Pungki Indarto, S.Pd., M.Or., Muhad Fatoni, S.Pd., M.Or., dan Agam Akhmad Syaukani, M.Ed.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari inisiasi kerja sama Penjas UMS dengan Faculty of Educational Sains and Technology Department Physical Education and Sports Science UTM. Tujuannya meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang olahraga.

Dr. Nur Subekti, M.Or. menyerahkan modul BEX-TI kala menyambangi Universiti Teknologi Malaysia, 29-30 April 2025. Dok.Pribadi
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 29-30 April 2025 itu diharapkan dapat meningkatkan hubungan antara UMS dan UTM, serta membuka peluang baru untuk kolaborasi di bidang olahraga.
“Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang olahraga, serta memajukan pengembangan pencak silat di Indonesia dan Malaysia,” pungkasnya.
Penulis: Fika Annisa Sholihah
Editor: Maysali Sudarwati
Penelitian
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







